Maulid Nabi 1448 H, Bupati Soppeng Ajak Pemerintah, Aparat dan Masyarakat Perkuat Silaturahmi

Uncategorized14 Dilihat

Soppeng — Spionasenews.com. Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah, aparat keamanan, serta masyarakat menjadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah sebagai momentum untuk memperkuat silaturahmi, meningkatkan keteladanan, dan bersama-sama menjaga kedamaian di Kabupaten Soppeng.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut digelar oleh Polres Soppeng dan dihadiri sejumlah unsur pimpinan daerah. Hadir dalam kegiatan itu Ketua DPRD Soppeng Andi Muhammad Farid, Wakil Bupati Soppeng Selle KS Dalle, Kapolres Soppeng AKBP Budi Haryanto, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Suwardi menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan keagamaan yang digagas Kapolres Soppeng bersama jajarannya. Menurutnya, peringatan Maulid Nabi bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi kesempatan bagi seluruh umat Islam untuk kembali mengenang perjuangan dan meneladani akhlak Rasulullah SAW.

“Rasulullah SAW adalah teladan terbaik dalam segala aspek kehidupan,” ujar Bupati Suwardi.
Menurutnya, perjalanan hidup Rasulullah SAW mengandung banyak pelajaran yang relevan untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam menjalankan tugas pemerintahan, memberikan pelayanan publik, serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Bupati Suwardi kemudian menekankan empat sifat utama Rasulullah SAW yang dinilai sangat relevan dengan pelaksanaan tugas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

Keempat sifat tersebut adalah siddiq, yang berarti jujur; amanah, yakni dapat dipercaya; tabligh, yaitu mampu menyampaikan atau berkomunikasi dengan baik; serta fathanah, yang berarti cerdas.

Bagi Bupati Suwardi, keempat nilai tersebut tidak hanya menjadi teladan dalam kehidupan pribadi, tetapi juga merupakan landasan moral yang penting bagi aparatur pemerintah maupun aparat keamanan dalam menjalankan amanahnya.

Kejujuran diperlukan agar setiap kebijakan dan pelayanan dilaksanakan secara transparan. Sifat amanah menjadi dasar agar setiap kewenangan yang diberikan benar-benar digunakan untuk kepentingan masyarakat. Sementara kemampuan berkomunikasi menjadi bagian penting dalam membangun hubungan yang harmonis antara pemerintah dan masyarakat.

Adapun kecerdasan, menurutnya, dibutuhkan dalam menghadapi berbagai persoalan pemerintahan dan dinamika sosial yang terus berkembang.
“Ketika seluruh masyarakat, pemerintah dan aparat mampu mengintegrasikan ketakwaan dan akhlak mulia ini ke dalam sanubari, maka tugas menjaga keamanan bukan lagi sekadar profesi, melainkan ladang ibadah yang bernilai pahala jariah,” ujarnya.
Ia menilai, keamanan dan kedamaian daerah bukan semata-mata menjadi tanggung jawab aparat keamanan. Kondisi tersebut membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat melalui kepedulian, toleransi, komunikasi, serta semangat gotong royong.
Dalam konteks Kabupaten Soppeng, Bupati berharap semangat keteladanan Rasulullah SAW dapat semakin memperkuat hubungan antara pemerintah daerah, aparat keamanan, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh lapisan masyarakat.

Menurutnya, sinergi yang kuat antarelemen merupakan modal penting dalam menjaga stabilitas daerah sekaligus mendukung pembangunan agar dapat berjalan secara berkelanjutan.

Peringatan Maulid juga diharapkan menjadi ruang untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah atau persaudaraan sesama umat Islam serta ukhuwah wathaniyah, yakni persaudaraan sebagai sesama anak bangsa.

Dengan semakin kuatnya persaudaraan dan kebersamaan, berbagai potensi perbedaan diharapkan dapat dikelola secara bijaksana sehingga tidak berkembang menjadi konflik yang dapat mengganggu ketenteraman masyarakat.

Menutup sambutannya, Bupati Suwardi kembali mengajak seluruh pihak menjadikan akhlak Rasulullah SAW sebagai pedoman dalam kehidupan bermasyarakat sekaligus dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab masing-masing.

“Mari kita teladani keluhuran budi pekerti Nabi Besar Muhammad SAW dalam memelihara kedamaian di bumi Latemmamala yang kita cintai ini,” tutup H. Suwardi.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H tersebut pun menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun Kabupaten Soppeng yang aman, damai, religius, serta menjunjung tinggi nilai persaudaraan dan kebersamaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *