Bupati Soppeng Hadiri Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026, Tegaskan Pentingnya Nilai Persatuan dan Perdamaian Dunia

Uncategorized48 Dilihat

Soppeng–Spionasenews.com. Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, SE menghadiri Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang digelar di Halaman Kodim 1423/Soppeng, Senin (1/6/2026). Kegiatan berlangsung khidmat dengan mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia.”
Upacara tersebut diikuti oleh unsur Forkopimda, pejabat pemerintah daerah, instansi vertikal, BUMN, BUMD, akademisi, organisasi kemasyarakatan, serta berbagai elemen masyarakat Kabupaten Soppeng.
Bertindak selaku Inspektur Upacara, Dandim 1423/Soppeng Letkol Inf Eko Yuliyanto membacakan pidato seragam Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia, Yudian Wahyudi.
Dalam pidato tersebut ditegaskan bahwa Hari Lahir Pancasila bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi bagi seluruh rakyat Indonesia untuk memastikan nilai-nilai Pancasila tetap hidup dan menjadi pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Pancasila harus terus hadir dalam setiap tindakan, kebijakan, dan perilaku masyarakat Indonesia. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya merupakan fondasi utama dalam menjaga persatuan bangsa di tengah berbagai tantangan zaman,” demikian salah satu pesan yang disampaikan dalam pidato tersebut.
Tema Hari Lahir Pancasila Tahun 2026, “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, menegaskan bahwa Pancasila tidak hanya relevan dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, tetapi juga memiliki peran penting dalam mewujudkan perdamaian dunia.
Dalam pidato itu, Pancasila disebut sebagai “Bintang Penuntun” dan “Jangkar Moral” bangsa Indonesia dalam menghadapi tantangan global, disrupsi teknologi, serta dinamika geopolitik yang semakin kompleks. Nilai-nilai luhur Pancasila dinilai mampu menjadi pedoman dalam menjaga keseimbangan antara kemajuan dan kemanusiaan.
Selain itu, Indonesia juga memiliki tanggung jawab konstitusional untuk ikut menjaga ketertiban dunia melalui politik luar negeri bebas aktif yang berlandaskan nilai musyawarah, perdamaian, dan keadilan sosial. Berbagai kontribusi Indonesia dalam misi perdamaian dunia maupun penyelesaian konflik regional disebut sebagai implementasi nyata dari sila kemanusiaan yang adil dan beradab.
Generasi muda pun diajak untuk menjadikan Pancasila sebagai living ideology atau ideologi yang hidup dalam tindakan nyata sehari-hari, bukan hanya sekadar simbol maupun teks sejarah. Dengan demikian, nilai-nilai Pancasila dapat terus diwariskan dan menjadi kekuatan dalam menghadapi berbagai tantangan masa depan.
Dalam kesempatan tersebut, para menteri, kepala daerah, serta seluruh penyelenggara pemerintahan juga diingatkan agar setiap kebijakan publik yang diambil senantiasa berlandaskan prinsip keadilan sosial, menjamin hak-hak masyarakat, serta menolak segala bentuk intoleransi, diskriminasi, dan radikalisme.
Melalui peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026, seluruh elemen bangsa diajak untuk memperkuat komitmen persatuan dan menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah bangsa besar yang menjunjung tinggi religiusitas, persaudaraan, persatuan, dan nilai-nilai kemanusiaan.
Kehadiran Bupati Soppeng dalam upacara tersebut menjadi bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Soppeng dalam menjaga, mengamalkan, dan membumikan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut para Asisten Sekretariat Daerah Kabupaten Soppeng, para Staf Ahli Setda Kabupaten Soppeng, para Kepala SKPD, para Kepala Bagian Sekretariat Daerah, para Camat se-Kabupaten Soppeng, pimpinan instansi vertikal, pimpinan BUMN dan BUMD, para Kepala Desa dan Lurah, pimpinan perguruan tinggi, Ketua Kwarcab Pramuka Kabupaten Soppeng, serta para Ketua Organisasi Masyarakat se-Kabupaten Soppeng.
Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini menjadi pengingat bahwa persatuan bangsa harus terus dijaga sebagai modal utama dalam mewujudkan Indonesia yang maju, berdaulat, adil, dan berkontribusi bagi perdamaian dunia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *