Sosialisasi Sekolah Penggerak, Implementasi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila.

Daerah, Pendidikan356 Dilihat

Soppeng-Sulsel. Spionasenews.com. Sekolah penggerak bagian yang tidak terpisahkan pada program peningkatan kualitas pendidik dan anak didik menuju era digital, sehingga di tuntut kreatifitas dan partisipasi masyarakat dalam proyek sekolah pengerak.

Sosialisasi sekolah penggerak tentang Implementasi proyek penguatan profil pelajar pancasila dengan tema kearifan lokal yang dilaksanakan SDN 5 Matiropole pada tanggal 23 Desember 2021.

Dalam sambutannya kepala Sekolah SDN 5 Matiropole Asrianto,.S.Pd.,M.Pd. menyampaikan bahwa Implementasi Proyek Penguatan P3 yang diangkat bertema kearifan lokal yaitu adat bugis Mappacci yang bertujuan mengenalkan salah satu kebudayaan bugis kepada pelajar agar mereka terbentuk menjadi generasi yg cinta akan budaya serta tidak melupakan kebudayaan yg melekat ditubuh orang bugis.

lanjut Asrianto Karena generasi sekarang lebih cenderung terobsesi dengan dunia gadget. Hal inilah yang mendorong sekolah kami selaku sekolah penggerak untuk menanamkan rasa cinta kepada budaya yang dilakukan dengan berbagai kegiatan mulai dari pengenalan adat mappacci, perlengkapan mappacci, makna dalam adat mappacci sampai pada puncak pegelaran adat mappacci yg dilakukan pada hari Ini tgl 23 desember 2021

Sementara Abdurrauf. S.Pd.M.Pd selaku pelatih ahli sekolah penggerak dalam sambutannya di awali dengan filsofi bugis ” Na iya Wijae Buana Hatie Bungana Rupae sanresengnna watakkalee, inilah filosofi yang menjadi pegangan khususnya masyarakat bugis. Kita berusaha agar Anak kita selaku menjadi generasi penurus seharusnya mencintai adat bugis dan memiliki rasa kecintaan terhadap budaya,

proses untuk masuk sebagai sekolah penggerak sangat ketat berhadapan dengan profesor yang ahli di bidangnya dalam tahapan seleksi dan ujian yang cukup berat. Yang membedakan sekolah penggerak dengan sekolah yang lain adalah sistem dalam rekruitmen pelatihan dimana lasimnya disekolah yang bukan penggerak penunjukkan saja namun disekolah penggerak melalui era digital, dengan era keterbukaan ini ditutntut menciptakan peluang peluang inovasi dan kreatifitas pendidik untuk menciptakan lapangan sendiri tanpa jemput bola.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir beberapa undangan antara lain.

koordinator wilayah Kec Lalabata (Drs Jamal,M.Si)
Pengawas TK/SD wil.IV (Ramli Mahmud, S.Pd)
pelatih Ahli Sekolah Penggerak (Abdurrauf, S.Pd.,M.Pd)
Ketua Komite 7( Dra.Hj.A.Barlian, M.Pd.I)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *