Bupati Soppeng Kembali Tinjau Pasar Batu-Batu, Pasar Darurat Disiapkan untuk Pedagang

Uncategorized199 Dilihat

Soppeng — spionasenews.com. Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng, S.E., kembali meninjau lokasi kebakaran Pasar Sentral Batu-Batu, Kecamatan Marioriawa, Selasa (27/10/2026). Pemerintah Kabupaten Soppeng kini menyiapkan lokasi pasar darurat di belakang area kebakaran agar para pedagang dapat kembali menjalankan aktivitas perdagangan.

Peninjauan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mempercepat penanganan pascakebakaran sekaligus memastikan kebutuhan pedagang terdampak mendapat perhatian. Pemulihan aktivitas ekonomi masyarakat menjadi salah satu prioritas agar roda perdagangan di Pasar Sentral Batu-Batu dapat segera berjalan kembali.

Dalam kunjungan itu, Bupati Suwardi Haseng menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kapolres Soppeng, Dandim, serta seluruh personel yang terlibat langsung dalam pengamanan dan pembersihan sisa-sisa kebakaran.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada jajaran Pemerintah Kabupaten Soppeng, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta para pelajar yang turut bergotong royong membersihkan area pasar.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolres Soppeng, Bapak Dandim beserta seluruh personel yang turun langsung membantu pengamanan dan pembersihan sisa kebakaran. Terima kasih juga kepada jajaran Pemkab Soppeng, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta para pelajar yang ikut bergotong royong membersihkan lokasi pasar hari ini,” ujar Suwardi.

Pasar Darurat Jadi Prioritas Pemulihan Perdagangan
Bupati menegaskan, pemerintah daerah berupaya agar para pedagang tidak terlalu lama kehilangan kesempatan untuk berjualan akibat musibah kebakaran tersebut.

Sebagai langkah awal, Pemkab Soppeng menyiapkan tempat berjualan sementara di belakang lokasi pasar yang terbakar. Fasilitas tersebut diharapkan dapat digunakan pada hari pasar berikutnya sehingga aktivitas perdagangan masyarakat bisa kembali berlangsung secara bertahap.
“Pedagang harus segera bisa kembali berjualan. Kami sementara menyiapkan tempat di belakang pasar yang terbakar. Mudah-mudahan pada hari pasar berikutnya, tempat itu sudah bisa digunakan,” katanya.

Selain menyiapkan lokasi perdagangan sementara, pemerintah daerah juga tengah mengupayakan bantuan bagi pedagang yang mengalami kerugian besar akibat kebakaran. Penyaluran bantuan nantinya akan disesuaikan dengan ketentuan dan mekanisme yang berlaku.
Langkah tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban pedagang sekaligus mendukung pemulihan ekonomi masyarakat yang terdampak.
Penanganan Pascakebakaran Dibahas dalam Rapat Darurat

Upaya penanganan pascakebakaran sebelumnya telah dibahas dalam rapat darurat secara daring yang dipimpin langsung oleh Bupati Soppeng pada Minggu (25/10/2026).
Rapat tersebut melibatkan Penjabat Sekretaris Daerah bersama sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, di antaranya Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan UMKM, Bappelitbangda, BPKPD, Dinas Sosial, BPBD, Satpol PP, Dinas PUPR, serta jajaran pemerintah kecamatan dan desa.

Koordinasi lintas sektor tersebut dilakukan untuk menyelaraskan langkah penanganan darurat, pembersihan lokasi, penyediaan tempat berjualan sementara, hingga upaya pemulihan bagi masyarakat yang terdampak.

Menurut Suwardi, kejadian kebakaran itu juga telah dilaporkan kepada Gubernur Sulawesi Selatan. Pemerintah provinsi, kata dia, menyatakan komitmen untuk membahas langkah penanganan bersama, termasuk kebutuhan pemulihan dalam jangka menengah dan jangka panjang.
“Kejadian ini sudah kami laporkan kepada Bapak Gubernur Sulawesi Selatan. Beliau berkomitmen untuk membahas penanganan bersama, termasuk langkah-langkah yang diperlukan untuk pemulihan dalam jangka menengah dan jangka panjang,” ungkapnya.

Bupati Minta Pedagang Tetap Bersabar
Di tengah proses pemulihan, Bupati Soppeng meminta para pedagang dan warga yang terdampak agar tetap bersabar serta menjaga semangat dalam menghadapi situasi sulit tersebut.
Pemerintah daerah, lanjutnya, berupaya mengambil langkah-langkah yang diperlukan agar kegiatan perdagangan di Pasar Sentral Batu-Batu dapat segera kembali berjalan.

Penyiapan pasar darurat menjadi salah satu langkah awal untuk menjaga keberlangsungan usaha para pedagang sembari menunggu proses penanganan dan pemulihan lebih lanjut terhadap lokasi pasar yang terbakar.

Melalui koordinasi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, pemerintah kecamatan dan desa, serta partisipasi masyarakat, diharapkan proses pemulihan pascakebakaran dapat berlangsung secara terarah dan kebutuhan warga terdampak dapat ditangani sesuai kemampuan serta ketentuan yang berlaku.

Pemkab Soppeng menegaskan komitmennya untuk terus mengupayakan pemulihan aktivitas perdagangan Pasar Sentral Batu-Batu agar para pedagang dapat kembali berusaha dan perekonomian masyarakat setempat berangsur pulih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *