Sembilan Siswa Sekolah Rakyat Soppeng Dilarikan ke Puskesmas Saat Listrik Padam, Penanganan UGD Hanya Bermodal Lampu HP

Uncategorized64 Dilihat

Soppeng–Spionasenews.com. Sebanyak sembilan siswa Sekolah Rakyat Kabupaten Soppeng dilarikan ke Puskesmas Salo Tungo, Kelurahan Lalabata Rilau, Kecamatan Lalabata, Senin (22/9/2026), setelah mengalami keluhan kesehatan secara bersamaan. Peristiwa ini menjadi sorotan karena terjadi saat listrik padam dan pelayanan di Unit Gawat Darurat (UGD) berlangsung dengan penerangan seadanya menggunakan lampu telepon genggam.

Berdasarkan keterangan petugas Sekolah Rakyat yang mendampingi para siswa, sembilan siswa tersebut mengeluhkan sesak napas, nyeri dada, dan pusing-pusing sehingga harus segera mendapatkan penanganan medis di Puskesmas Salo Tungo.


Namun, setibanya di puskesmas, kondisi pelayanan disebut tidak berjalan maksimal. Listrik yang padam membuat ruangan UGD gelap karena genset milik Puskesmas Salo Tungo tidak berfungsi, sehingga tenaga kesehatan hanya mengandalkan senter dari telepon genggam untuk memberikan pelayanan kepada pasien.


Situasi tersebut juga diperparah dengan tidak adanya dokter jaga saat penanganan awal terhadap para siswa. Menurut informasi yang diperoleh, dokter jaga baru datang setelah dilakukan komunikasi dengan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Soppeng.
Hingga berita ini ditulis, kondisi sembilan siswa dilaporkan masih dalam keadaan lemah dan masih berada dalam penanganan tenaga kesehatan.


Sementara itu, salah seorang perawat yang bertugas di UGD Puskesmas Salo Tungo menyampaikan bahwa mesin genset tidak dapat digunakan karena tidak tersedia anggaran untuk perbaikan atau operasional, sehingga ketika terjadi pemadaman listrik, pelayanan kesehatan tidak memiliki sumber penerangan cadangan.

Peristiwa ini memunculkan perhatian terhadap kesiapan fasilitas pelayanan kesehatan, khususnya ketersediaan listrik cadangan di puskesmas untuk menghadapi kondisi darurat agar pelayanan kepada pasien tidak terganggu saat terjadi pemadaman listrik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *