Buka Musda PPI Soppeng, Wabup Selle KS Dalle: Purna Paskibraka Harus Ambil Peran Lebih Besar

Uncategorized90 Dilihat

SOPPENG — Spionasenews.com. Wakil Bupati Soppeng Ir. Selle KS Dalle menegaskan bahwa para purna Paskibraka tidak boleh berhenti pada status sebagai mantan anggota pasukan pengibar bendera. Mereka diharapkan terus mengambil peran lebih besar dalam kehidupan bermasyarakat, pembangunan daerah, hingga penguatan wawasan kebangsaan.
Pesan tersebut disampaikan Selle KS Dalle saat membuka Musyawarah Daerah (Musda) Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kabupaten Soppeng yang digelar di Aula Kantor Kecamatan Lalabata, Sabtu (12/9/2026).

Menurut Selle, pengalaman menjadi bagian dari Paskibraka merupakan proses pembentukan karakter yang memiliki nilai penting dan harus terus dibawa setelah masa tugas sebagai anggota Paskibraka berakhir.
“Menjadi Paskibraka bukan hanya tentang mengibarkan bendera pada momentum peringatan kemerdekaan. Di dalamnya ada proses pembentukan karakter, kedisiplinan, kepemimpinan, tanggung jawab dan nasionalisme,” tegas Selle.

Ia mengatakan, nilai-nilai tersebut seharusnya tidak berhenti sebagai pengalaman masa lalu, tetapi menjadi modal bagi para purna Paskibraka untuk berkontribusi secara nyata di tengah masyarakat.
Purna Paskibraka Jangan Berhenti pada Seremonial

Selle menilai keberadaan PPI memiliki posisi strategis dalam membangun generasi muda yang memiliki karakter kebangsaan. Karena itu, organisasi tersebut diharapkan mampu menjadi ruang bagi para purna Paskibraka untuk terus berkembang sekaligus memberikan manfaat bagi daerah.

“Jangan sampai setelah selesai menjalankan tugas sebagai Paskibraka, kemudian selesai pula perannya. Justru setelah itu harus muncul peran yang lebih besar,” ujarnya.
Ia mendorong PPI Soppeng untuk melahirkan berbagai program yang tidak hanya bersifat internal organisasi, tetapi juga menyentuh kepentingan masyarakat, khususnya generasi muda.

Menurutnya, purna Paskibraka memiliki pengalaman, jejaring dan kapasitas yang dapat dikembangkan menjadi kekuatan sosial dalam mendukung pembangunan.
“Purna Paskibraka harus mampu menjadi teladan. Nilai disiplin, kepemimpinan, tanggung jawab dan nasionalisme harus terlihat dalam kehidupan sehari-hari,” kata Selle.
Musda Jadi Momentum Konsolidasi
Wakil Bupati juga berharap Musda PPI Soppeng tidak sekadar menjadi agenda pergantian kepengurusan, tetapi menjadi momentum melakukan evaluasi sekaligus menyusun arah organisasi untuk periode berikutnya.
Musda, kata dia, harus menghasilkan kepengurusan yang mampu merangkul seluruh purna Paskibraka serta memiliki gagasan dan program kerja yang relevan dengan perkembangan zaman.
“Musda ini bukan hanya memilih pengurus. Yang lebih penting adalah bagaimana menyusun program dan membangun organisasi agar PPI semakin memberikan kontribusi bagi Kabupaten Soppeng,” jelasnya.

Selle juga mengingatkan pentingnya menjaga soliditas dan kekeluargaan di antara para purna Paskibraka. Perbedaan pandangan dalam organisasi, menurutnya, merupakan hal yang wajar sepanjang dapat diselesaikan melalui musyawarah.
Dorong Generasi Muda Berkarakter
Lebih jauh, Selle menempatkan PPI sebagai salah satu organisasi yang dapat berkontribusi dalam menanamkan semangat kebangsaan kepada generasi muda.

Di tengah perkembangan teknologi dan perubahan sosial yang begitu cepat, generasi muda membutuhkan figur serta lingkungan yang mampu memberikan keteladanan dalam hal kedisiplinan, integritas dan tanggung jawab.
Karena itu, pengalaman yang dimiliki para purna Paskibraka dinilai dapat menjadi kekuatan untuk membangun kegiatan kepemudaan yang positif.

“Anak-anak muda kita harus diberikan ruang untuk berkembang. PPI bisa mengambil bagian di dalamnya dengan memberikan contoh bahwa nasionalisme bukan hanya diwujudkan pada saat upacara, tetapi melalui tindakan nyata dan kontribusi kepada masyarakat,” tutur Selle.
Ia berharap kepengurusan PPI Kabupaten Soppeng ke depan mampu membangun kolaborasi dengan pemerintah daerah, organisasi kepemudaan, lembaga pendidikan dan berbagai elemen masyarakat.
Dengan demikian, keberadaan PPI tidak hanya dikenal pada momentum peringatan Hari Kemerdekaan, tetapi hadir secara konsisten dalam berbagai kegiatan sosial, pendidikan karakter dan pembangunan kepemudaan.
Bangun Organisasi yang Solid dan Produktif
Musda PPI Soppeng diharapkan menjadi titik awal penguatan organisasi sekaligus mempertegas posisi purna Paskibraka sebagai bagian dari elemen strategis generasi muda daerah.

Selle menegaskan, pemerintah daerah terbuka terhadap gagasan dan kontribusi positif dari PPI selama diarahkan untuk kepentingan masyarakat dan pembangunan Kabupaten Soppeng.

Ia pun mengajak seluruh peserta Musda menjaga persatuan serta menjadikan organisasi sebagai ruang pengabdian.
“Jaga kekompakan, bangun komunikasi dan terus berikan kontribusi terbaik. Purna Paskibraka harus mampu menunjukkan bahwa pengalaman yang diperoleh saat menjadi Paskibraka dapat menjadi bekal untuk mengabdi lebih luas,” pungkasnya.

Musda PPI Soppeng akhirnya bukan sekadar forum organisasi, tetapi menjadi momentum untuk menegaskan kembali bahwa semangat Paskibraka tidak berakhir ketika tugas mengibarkan Sang Merah Putih selesai. Semangat itu harus menjelma menjadi disiplin, kepemimpinan, pengabdian dan kontribusi nyata bagi daerah serta bangsa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *