Empat Sahabat Lama Kembali Bertemu di Pisah Sambut Kapolres Gowa, Persahabatan Lintas Institusi yang Tetap Terjaga

Uncategorized39 Dilihat


GOWA – Momen pisah sambut Kapolres Gowa menjadi ajang penuh makna ketika empat tokoh yang pernah bersama-sama mengemban amanah di Kabupaten Soppeng kembali dipertemukan. Pertemuan tersebut menjadi bukti bahwa persahabatan yang terjalin selama menjalankan tugas negara tetap terpelihara meski kini masing-masing mengemban amanah di tempat berbeda.

Keempat tokoh tersebut adalah mantan Bupati Soppeng dua periode, H. A. Kaswadi Razak, SE, Kapolres Gowa Kombes Pol. Dr. H. Muhammad Yusuf Usman, mantan Dandim 1423/Soppeng Letkol Inf. Reinhard Haposan Manurung, S.Pd., serta mantan Kepala Kejaksaan Negeri Soppeng Salahuddin, S.H., M.H.

Persahabatan mereka bermula ketika sama-sama bertugas di Kabupaten Soppeng. Saat itu, H. A. Kaswadi Razak menjabat sebagai Bupati Soppeng, Kombes Pol. Dr. H. Muhammad Yusuf Usman mengemban amanah sebagai Kapolres Soppeng selama kurang lebih dua tahun, Letkol Inf. Reinhard Haposan Manurung menjabat Dandim 1423/Soppeng, sementara Salahuddin memimpin Kejaksaan Negeri Soppeng.
Sinergi yang terbangun di antara unsur pemerintah daerah, TNI, Polri, dan Kejaksaan kala itu dikenal berjalan harmonis dalam menjaga stabilitas keamanan, penegakan hukum, serta mendukung berbagai program pembangunan di Kabupaten Soppeng. Hubungan yang terjalin tidak hanya sebatas hubungan kedinasan, tetapi juga berkembang menjadi persahabatan yang erat hingga kini.

Dalam sambutannya pada agenda pisah sambut Kapolres Gowa, Kombes Pol. Dr. H. Muhammad Yusuf Usman menegaskan komitmennya untuk menjadi pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat di Kabupaten Gowa.

Ia menyampaikan bahwa kehadirannya sebagai Kapolres Gowa bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman kepada seluruh masyarakat. Menurutnya, menjadi polisi yang baik merupakan sebuah pilihan yang bergantung pada integritas dan komitmen pribadi setiap anggota Polri.

“Menjadi polisi adalah pilihan. Apakah ingin menjadi polisi yang baik atau tidak, semuanya kembali kepada pribadi masing-masing. Yang terpenting adalah bagaimana kita mampu memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Muhammad Yusuf mengungkapkan bahwa dirinya akan melanjutkan berbagai program positif yang selama ini telah dijalankan saat menjabat sebagai Kapolres Palopo maupun Kapolres Soppeng. Salah satu program yang akan terus dipertahankan adalah Safari Subuh, sebagai upaya mempererat silaturahmi dengan masyarakat sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Menurutnya, Safari Subuh menjadi media yang efektif untuk mendengar langsung aspirasi masyarakat, memperkuat komunikasi antara Polri dan warga, serta membangun kebersamaan dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.

Pertemuan empat tokoh tersebut pun menjadi simbol kuat bahwa pengabdian kepada bangsa dapat melahirkan hubungan persaudaraan yang tidak lekang oleh waktu. Meski kini telah berpindah tugas dan mengemban tanggung jawab di berbagai daerah, nilai kebersamaan yang dibangun sejak bertugas di Kabupaten Soppeng tetap terjaga.
Momentum tersebut sekaligus menjadi inspirasi bahwa kolaborasi lintas institusi yang dilandasi rasa saling menghormati, kepercayaan, dan persahabatan mampu menciptakan sinergi yang bermanfaat bagi masyarakat serta menjadi teladan bagi generasi penerus dalam membangun pelayanan publik yang humanis dan berintegritas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *